Kampung Flory, Salah satu Desa Wisata di Sleman yang menjadi Unggulan

Dunia Pariwisata di Kota Jogjakarta ini semakin marak karena banyak muncul desa-desa Wisata. Salah satu desa wisata yang menjadi unggulan di Kabupaten Sleman adalah Desa Wisata Kampung Flory. Di Kampung Flory ini program unggulannya adalah di sektor perikanan, pertanian dan perkebunan.

Salah satu keunikan di Kampung Flory ini adalah adanya fasilitas beberapa kolam terapi ikan yang luas. Kolam kolam tersebut ditata sedemikian rupa dengan ornamen batu-batu kali yang disusun untuk digunakan sebagai tempat duduk. Selain kolam terapi ikan di sini juga tersedia Homestay yang bisa digunakan oleh wisatawan untuk menginap dengan fasilitas yang komplit.

Homestay di Kampung Flory ini ada 2 macam, 10 unit homestay live-in di rumah warga atau memilih Homestay Ayem-ayem sebanyak 4 unit. Di Kampung Flory ini juga tersedia gedung acara pertemuan yang bisa menampung sekitar 200 orang di sekretariat dan Satu unit Joglo limasan kembar yang mempunyai kapasitas 300 orang, serta dua unit omah kampung yang bisa menampung 80 orang. Disediakan fasilitas parkir kendaraan yang mampu menampung 4 bus besar, 60 mobil dan 100 sepeda motor, cukup komplit untuk sebuah desa wisata.

kampung flory jogja

Kampung Flory ini menempati  lahan seluas 4 hektar yang dibagi menjadi 3 zona. Zona pertama adalah zona taruna tani seluas 1 hektar yang menyediakan tanaman hias, kuliner dan tanaman buah. Zona kedua dinamakan Dewi Flory seluas 1 hektar sebagai kawasan desa wisata dengan homestay, outbond serta pelatihan kewirausahaan berbasis agrobisnis. Sedangkan Zona terakhir adalah Agro Bush seluas 2 hektar yang menyediakan wisata petik buah langsung, wisata edukasi dan pelestarian lingkungan alam.

Didirikannya Kampung Flory ini bertujuan untuk menarik minat generasi muda supaya tertarik dalam dunia pertanian dan perkebunan karena akhir-akhir ini minat generasi muda akan pertanian maupun perkebunan cenderung menurun. Wisata Kampung flory ini dirintis sebagai pusat pembibitan serta budi daya tanaman buah dan hias khususnya untuk daerah yogyakarta.

Para pengunjung dapat belajar lebih dekat tentang dunia pertanian ataupun perkebunan. Contohnya wisatawan akan dikenalkan beberapa jenis tanaman, bagaimana perawatannya, serta cara menata tanaman hias di pekarangan rumah.

Untuk meningkatkan kualitas guide yang mendampingi wisatawan selama berada di Kampung Flory, pengelola bekerja sama dengan Dinas Pertanian, perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman untuk memberikan pembekalan kepada setiap guide. Wisata Kampung Flory ini buka setiap hari dari pukul 8 pagi sampai pukul 9 malam.

Penasaran dengan desa wisata yang unik ini? yuk pilih paket wisata jogja atau paket tour jogja pilihanmu bersama jpswisata.com