Kurangi Resiko Diabetes Dengan Tips Berikut

Penyakit diabetes atau yang lebih dikenal masyarakat Indonesia sebagai penyakit gula ini adalah sebuah penyakit yang mempengaruhi orang dari segala usia, kelas atau bangsa. Insidensi diabetes telah menunjukkan rasio peningkatan yang mencemaskan pada saat ini.

penyebab-diabetes

Gaya hidup yang berkecepatan tinggi dan penuh stress, nutrisi yang tidak tepat dan tidak cukupnya olahraga mempercepat perkembangan diabetes pada usia yang cukup dini. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab diabetes dan mengetahui cara mengendalikan diabetes.

Diabetes atau gula darah yang tinggi adalah sebuah penyakit yang timbul jika terjadi kelainan pada fungsi-fungsi tubuh tertentu yang memanfaatkan karbohidrat, lemak dan protein dalam darah untuk memproduksi energi. Kekurangan suatu hormon yang disebut insulin atau kurangnya produksi insulin oleh pankreas menyebabkan penyakit diabetes muncul. Insulin mengatur kadar gula di dalam darah. Ketidak seimbangan pada jumlah insulin yang diproduksi dapat menyebabkan timbulnya diabetes.

Penyebab diabetes yang dapat disebabkan oleh faktor-faktor yang menyebabkan gula darah tinggi (hiperglikemia) dapat disebabkan oleh :

– Mengkonsumsi makanan yang mengandung gula sederhana yang mudah diserap tubuh, misalnya permen, es krim dan kue kering.

– Mengkonsumsi minuman yang menggunakan pemanis buatan seperti minuman bersoda dan jus.

Selain itu beberapa jenis makanan mungkin juga dapat mempengaruhi timbulnya penyebab diabetes, seperti :

1. Sering makan-makanan yang di goreng atau gorengan

Makanan yang digoreng atau gorengan yang kita makan merupakan salah satu penyebab dari timbulnya diabetes. Ditambah apabila memiliki riwayat diabetes. Gula di dalam darah akan semakin terikat dengan minyak makanan. Minyak yang berubah menjadi lemak ini akan menghambat jalannya darah dan tentunya akan semakin meningkatkan laju gula darah terus meningkat.

 

Baca Juga : Obat  HIV AIDS

 

2. Sering ngemil makanan manis

Saat ini banyak sekali produk-produk makanan yang dijual dengan menggunakan bahan pengawet dan pemanis buatan. Ketika seseorang memiliki hobi ngemil makan-makanan yang bersifat manis. Tak menutup kemungkinan memiliki risiko terhadap penyakit diabetes. Di samping itu juga kadar lemak dalam darah pun meningkat.

3. Malasnya melakukan aktivitas fisik

Melakukan aktivitas disamping bekerja di kantor atau melakoni pekerjaan sehari-hari ternyata tidak selalu membuahkan hasil atau membantu mengurangi kadar gula darah. Aktivitas pendukung lainnya juga diperlukan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah misalnya dengan olahraga ringan yang dapat dilakukan setidaknya 1 minggu sekali. Dengan melakukan olahraga kita dapat mengurangi risiko penyebab diabetes.

Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus

cek diabetes

  1. Mengurangi porsi makan

    mengurangi porsi makan setiap hari bisa menjadi cara terbaik untuk menghindari tanda penyakit diabetes.

  2. Olahraga

    jika telah mengetahui tanda penyakit diabetes dengan berolahraga setiap hari membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas Anda terhadap insulin. Jadi, berolahragalah setiap hari selama minimal 30 menit untuk menjaga tingkat gula darah dalam rentang normal.

  3. Tips menurunkan berat badan 

    berat badan berlebih dapat menjadi memperbesar risiko seseorang terkena diabetes. Jadi, pastikan bahwa Anda dapat menurunkan berat badan dan menjaganya tetap normal.

  4. Sarapan sangat penting

    tidak peduli seberapa bencinya Anda pada sarapan, sangat penting untuk sarapan setiap hari. Hal itu membantu mengurangi risiko terkena diabetes. Makan sarapan yang sehat tidak hanya membantu mengontrol nafsu makan, tetapi juga membantu mengontrol konsumsi kalori.

  5. Hindari makanan berlemak 

    junk food dan makanan yang biasa Anda beli di jalan umumnya tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Ini pada gilirannya juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Jadi, hindari junk food dan makanan berlemak lainnya.

  6. Hindari minuman manis

    soda minuman ringan atau berperasa dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Semua minuman berpemanis merupakan sumber gula yang tak terlihat, yang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

  7. Makan banyak sayuran 

    Daging memang lezat, namun Anda tidak harus memakannya setiap hari, karena dapat menimbulkan risiko diabetes. Dengan demikian, perbanyak konsumsi sayuran setiap hari. Mereka akan membantu Anda mencegah diabetes.

  8. Hindari stress

    Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Jadi, kurangi tingkat stres dengan berlatih yoga, meditasi atau latihan pernapasan.

  9. Tidur nyenyak 

    Mendapatkan setidaknya enam jam tidur di malam hari sangat penting untuk mencegah dari tanda penyakit diabetes. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh, yang dapat meningkatkan tingkat insulin dan menyebabkan ketidakseimbangan gula darah. Selain itu, tidur yang tidak nyenyak juga bisa membuat nafsu makan menggila.

Setelah mengetahui gejala, tanda, komplikasi serta penyebab dari Diabetes Mellitus, maka sebaiknya segera tanggani Diabetes Mellitus Anda dan tetap jaga kadar gula darah Anda di ambang batas normal. Caranya dengan mengatur pola makan serta berolahraga secara teratur, dan dengan mengkonsumsi obat herbal untuk Diabetes Mellitus.

Berdasarkan data National Institute of Health terdapat lebih dari 400 tanaman obat Diabetes Mellitus di dunia di klaim bisa mengobati Diabetes. Tetapi hanya sejumlah kecil dari tanaman tradisional ini yang telah melalui tahapan evaluasi ilmiah untuk menilai efisiensi mereka. Beberapam tanaman obat Diabetes masih sering digunakan di beberapa daerah terpencil. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam tentunya memiliki beragam jenis tanaman obat.

Anda sudah mengetahui bahwa yang menjadi akar permasalahan untuk penyakit Diabetes tipe I adalah karena ketidakmampuan pangkreas untuk menghasilkan insulin dalam jumlah yang dibutuhkan, sehingga terjadi kenaikan glukosa di dalam tubuh. Kerusakan pangkreas ini tentunya bisa diakibatkan karena banyaknya faktor, seperti : genetika, virus, gaya hidup, komplikasi penyakit lain dll. Jadi, cara yang tepat untuk mengobati penyakit Diabetes Mellitus tipe I dengan menyehatkan kembali organ pangkreas. Jika pangkreas sudah sehat maka otomatis fungsi pangkreas untuk memproduksi insulin menjadi normal kembali, sehingga insulin dapat berperan menjaga kadar gula darah.

Sedangkan akar permasalhan untuk Diabetes Mellitus tipe II adalah resistensi insulin yang akhirnya juga berujung pada kerusakan sel beta pangkreas. Jadi, cara yang tepat mengobati Diabetes Mellitus tipe II adalah dengan memperbaiki setiap kerusakan sel beta pangkreas, serta mampu mengembalikan respon sel-sel tubuh untuk mneggunakan insulin dengan efektif.

Berikut obat herbal terbaik yang mampu menyembuhkan Diabetes Mellitus

  1. K-Muricata

obat diabetesK-muricata merupakan produk kesehatan sejenis minuman teh yang diproses dari dua jenis tanaman herbal yaitu Keladi tikus dan Annona muricata yang diestrak secara alami, modern dan higienis. Melalui proses pengkajian serta seleksi bahan baku bermutu tinggi, dimana keduanya mempunya antioksidan yang sangat kuat. Daun sirsak mengandung senyawa acetogenins yang mampu meregenerasi setiap sel-sel tubuh yang rusak, tak terkecuali sel-sel beta pangkreas. Sehingga sel beta pangkreas dapat bekerja kembali, kadar gula darah tetap dalam batas normal, selain itu daun sirsak juga memiliki kandungan anti-hiperglikemia dimana bisa menurunkan kadar gula darah dengan cepat.

Sedangkan estrak keladi tikus mengandung senyawa Ribosom inactivating Protein (Rips) yang juga berperan aktif dalam proses regenerasi sel-sel tubuh. Selain itu juga telah teruji secara klinis mampu mnegatasi resistensi insulin yakni dengan mengembalikan sensivitas sel-sel tubuh terhadap insulin, sehingga sel-sel tubuh dapat mengguankan insulin dengan efektif.